Sutra Cinta Kasih

Sutra Cinta Kasih

Ini yang harus dikerjakan oleh dia yang terampil
dalam kebaikan untuk mencapai ketenangan
harus mampu, jujur, sungguh jujur ikhlas,
lemah lembut, tiada sombong

Merasa puas dan mudah dilayani
tidak sibuk berlebihan dan hidup sederhana
tenang indranya dan waskita
rendah hati, tidak melekat pada keluarga

Tak berbuat kesalahan barang sekecil apa pun
yang dapat dicela oleh orang bijaksana
semoga kita bahagia dan sentosa
semoga semua makhluk berbahagia

Makhluk hidup apa pun juga
yang bergerak dan tidak bergerak, tanpa kecuali
yang panjang atau gemuk
yang sedang, pendek, kecil, atau besar

Yang terlihat atau yang tak terlihat
yang jauh atau yang dekat
yang telah lahir atau yang akan dilahirkan
semoga semua makhluk berbahagia

Tidak menipu orang lain
tidak menghina siapa saja di mana saja
jangan karena marah dan benci
mengharapkan orang lain celaka

Bagaikan seorang ibu mempertaruhkan jiwanya
melindungi anaknya yang tunggal
demikianlah terhadap semua makhluk
cinta kasih dalam pikiran dipancarkan tanpa batas

Cinta kasih ke segenap alam semesta
dalam pikiran dipancarkan tanpa batas
ke atas, ke bawah, dan ke sekeliling
tanpa rintangan, tanpa kebencian dan permusuhan

Selagi berdiri, berjalan, atau duduk
atau berbaring selama tiada lelap
dia tekun mengembangkan perhatian penuh kesadaran ini
yang disebut Kediaman Luhur

Tidak tergelincir pada pandangan yang keliru
dengan sila dan pandangan yang sempurna
setelah melepaskan kemelekatan nafsu indra
dia tidak akan pernah kembali lagi ke dalam rahim.

(GENTA 2x)

Metta Sutta

Ordo Interbeing

Ordo Interbeing

Ordo Interbeing 接現 (Viet: Tiếp Hiện, Pinyin: Jiē xiàn) merupakan komunitas monastik dan praktisi awam yang berkomitmen untuk hidup sesuai dengan 14 Latihan Sadar Penuh. Latihan ini merupakan ajaran bodhisatwa dari tradisi Mahayana.

Ordo Interbeing dibentuk pada tahun 1966 oleh Zen Master Thich Nhat Hanh (yang akrab disapa Thay) di Saigon. Ordo ini merupakan silsilah dari Linji, tradisi praktik meditasi yang mengetengahkan empat semangat utama yaitu:

  1. Non kemelekatan terhadap pandangan,
  2. Menyelami secara nyata sifat kesaling ketergantungan melalui meditasi,
  3. kesesuaian, dan
  4. upaya kausalya.

Pada tanggal 5 Februari 1966, ordo ini lahir dengan 6 anggota, mereka merupakan sahabat dan murid dari Thay yang bekerja sama untuk mengurangi penderitaan akibat perang melalui The School of Youth for Social Service. Dengan bergabung dalam ordo ini mereka mencurahkan hidupnya untuk praktik sadar penuh (mindfulness), etika, dan aksi welas asih dalam masyarakat.

Thay terdesak diasingkan karena perang di Vietnam, maka selama 15 tahun berikutnya tidak ada anggota baru dari Ordo Interbeing. Mulai pada tahun 1981, Thay mengundang beberapa murid monastik yang belajar dan praktik di dunia barat. Sejak 2006, ordo ini telah berkembang luas sekitar 1000an praktisi awam dan 250an monastik yang berada di luar Vietnam.

Pada tahun 2006, Thay pertama kali kembali ke Vietnam setelah diasingkan selama 39 tahun, beliau mentransmisikan 14 Latihan Sadar Penuh kepada praktisi serius dari Vietnam. Pusat latihan juga telah dibangun, Ordo ini berkembang pesat di Vietnam termasuk ratusan monastik dan praktisi awam.

Ordo Interbeing dibentuk oleh Zen Master Thich Nhat Hanh pada tahun 1960an, pada saat itu perang Vietnam sedang berkecamuk, pada saat itu ajaran Buddha sangat dibutuhkan untuk menjadi penawar kebencian, kekerasan, dan politik pecah belah yang sedang melanda negeri itu. Pada bulan purnama Februari 1966, Zen Master Thich Nhat Hanh menahbiskan 6 anggota baru masuk menjadi bagian dari Ordo tersebut, 3 pria dan 3 wanita usia mereka berkisar 22 s.d. 32. Mereka ber-enam merupakan anggota dari Youth for Social Service yang telah terbentuk pada setahun sebelumnya.

Sejak pembentukannya, Ordo Interbeing mencakup 4 lapisan kategori komunitas buddhis (Sangha), yaitu biksu dan biksuni, upasaka dan upasika. Dari 6 orang anggota pertama, 3 orang wanita memilih untuk hidup selibat seperti biksuni walaupun mereka tidak mencukur rambut atau mengambil sila biksuni. Tiga orang pria memilih untuk menikah dan praktik sebagai perumah tangga.

Penahbisan itu merupakan perayaan yang luar biasa. Setiap anggota memperoleh pelita yang memiliki tudung buatan Bhante Thich Nhat Hanh sendiri, juga ada kaligrafi dalam tulisan mandarin “Lamp of Wisdom”, “Lamp of the Full Moon” dan “Lamp of the World”. Pada seremoni itu, enam anggota pertama bertekad untuk belajar, berlatih, dan melaksanakan 14 latihan sadar penuh dari Ordo Interbeing, yang merupakan campuran dari moralitas tradisional buddhis dan hal berkaitan dengan isu sosial kontemporer.

Ordo Interbeing Indonesia

Ordo Interbeing Indonesia terbentuk pada 12 Januari 2010 ditandai dengan Yang Mulia Bhante Dharmavimala Mahathera dan Samanera Nyanabhadra (sekarang Biksu Nyanabhadra atau Br. Pháp Tử) menerima 14 Latihan Sadar Penuh langsung dari Master Zen Thich Nhat Hanh di Upper Hamlet.

Pada 2 Oktober 2010 di Kinasih Resort, Sukabumi. Sebanyak 13 orang yang menerima transmisi 14 Latihan sadar Penuh.

Diantaranya 6 monastik yang terdiri:

  1. Biksu Nyanagupta,
  2. Biksu Bhadraputra (saat ini Bhadravajra),
  3. Biksu Bhadravidya (telah kembali menjadi umat biasa),
  4. Biksu Bhadrajyoti,
  5. Biksuni Bhadrasatyani,
  6. Biksu Bhadrautama (telah kembali menjadi umat biasa).

Ada 7 umat perumah tangga yaitu

  1. Rohana,
  2. Liana,
  3. Kshantica,
  4. Ellyana,
  5. Yuliana,
  6. Jenny, dan
  7. Suryati (saat ini Sr. Tin Yeu).
Seremoni transmisi 14 Latihan Sadar Penuh pada 2 Oktober 2010 di Kinasih Resort, Sukabumi.